Recent Comment

Navigation

Struktur Kontrol Statement require_once

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu
Bismillahirrahmanirrahiim

Statement require() dan include() identik dalam banyak hal, kecuali cara penanganan kegagalan. include() menghasilkan suatu peringatan, sedangkan require() menghasilkan suatu Fatal Error. Meskipun demikian, jangan takut menggunakan require() apabila Anda menginginkan suatu file yang tidak ditemukan menghentikan proses terhadap halaman tersebut. include() tidak menghentikan proses tetapi melanjutkannya. Jadi, pastikan Anda membuat include_path yang sesuai.




Statement require_once
Statement require_once() secara prinsip sama dengan statement require(). Perbedaannva terletak pada penggunaan require_one(). Untuk itu pemanggilan suatu fungsi dapat dihindari jika terjadi duplikasi. Penggunaan statement require_once() pada duplikasi pemanggilan fungsi memungkinkan digunakannva pemanggilan terhadap fungsi yang pertama di-require. Duplikasi tersebut sering terjadi pada proyek besar ketika file librari memanggil require() terhadap satu file umum.

Sintaksnya:
require_once(string filename)
string filename menyatakan nama file yang akan digabungkan.

Perhatikan contoh penggunaan statement include pada tiga script dibawah ini. Ketiklah script php dibawah ini simpan dengan nama rosatu.php
<?php
 define('phpversion', phpversion());
 echo "Anda menggunakan PHP versi ".phpversion;
 echo " <br/>";
 function versi()
 {
  echo "Versi php anda ". phpversion;
 }
?>

Ketiklah script php dibawah ini simpan dengan nama rodua.php
<?php
 require_once('rosatu.php');
?>

Ketiklah script php dibawah ini simpan dengan nama rotiga.php
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Statement require_once</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
</head>
<body>
 <div class="container">
   <h3>Hasil dari fungsi require_once() </h3>
   <?php
    echo "Penggunaan require_once <br/>";
    require ("rosatu.php");
    require ("rodua.php");
    versi();
   ?>
 </div>
</body>

Coba eksekusi atau jalankan melalui web browser dengan script rotiga.php maka akan terlihat seperti gambar dibawah ini.



Sampai disini dulu tutorial Statement require_once() dari saya, semoga tutorial ini bermanfaat bagi anda dan jangan lupa di share, atas segala kekuranganya mohon dimaafkan, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar.


Share

agus ribudi

Programmer, Web Developer, Android Developer and Blogger

Post A Comment:

0 comments:

Rekomendasi Untuk Anda × +